Search This Blog

Friday, May 8, 2020

Jawaban ikhtiar dan doa

Ikhlas menerima ketentuan Tuhan 

 Dalam dunia ini , semua orang memiliki harapan, cita-cita, dan doa.
Setiap orang di dunia ini menginginkan agar doanya cepat dikabulkan oleh Tuhannya.
Namun, Tuhan kita tahu apa yang kita butuhkan , apa yang terbaik buat hamba-Nya.
Lalu, bagaimana kita menyikapi takdir yang kurang membahagiakan. Check it out , sob !!!
1. Berprasangka yang baik dan selalu berfikir positif 

Berfikir positif akan membuat diri kita dan orang lain merasa nyaman dengan keberadaan kita. Berprasangka baik pada Tuhan berarti meyakini bahwa apa yang ditetapkan untuk kita itulah ketetapan dari -Nya, begitu sebaliknya.

2. Yakin bahwa tidak ada doa yang tidak dikabulkan oleh Tuhan

Semua doa pasti dikabulkan . Namun, Tuhan tahu segalanya tentang kita. Jika lama doa kita belum juga terkabul, kita hanya butuh kesabaran yang lebih banyak lagi. Nabi Ibrahim a.s yang menikahi Siti Sarah yang sangat cantik di Mesir waktu itu ,  sangat ingin memiliki putra. Namun baru dikaruniai putra , yaitu nabi Ishaq.as pada saat beliau berumur 100 tahun, sedangkan istrinya sudah Siti Sarah berumur 90 tahun. 

3. Yakin Tuhan melihat kesungguhan kita 
Ketika semua orang tidak menghargai segala proses dan usaha yang telah kita lakukan, ingat Tuhan selalu ada untuk kita. Tuhan selalu setia menemani kita sepanjang hidup kita. Kita tidak sendiri , ada Tuhan yang selalu memberikan surprise dalam hidup ini. Akan tiba masanya , kita akan mendapatakan apa yang kita inginkan , pasti!, meskipun tidak serta merta semua keinginan dikabulkan. Semua perjuangan butuh pengorbanan dan ikhtiar maksimal. 

4.  Syukuri semua pemberian
Banyak nikmat yang sering kita lupakan. Nikmat kesehatan kesempurnaan panca indra, kondisi keluarga, dsb. Buka mata, lihat realita, bahwa masih banyak di luar sana yang hidupnya lebih susah dari kita. Masih banyak waktu untuk berusaha dan berusah lebih keras lagi, dan menikmati prosesnya. 

5. Jadikan kesulitan sebagai challence yang harus kita dapatkan solusinya
Banyak kesulitan yang kita rasakan seperti ditimpa kesakitan, persaingan dengan rekan kerja, menghadapi kesulitan ekonomi, ditinggal pergi orang yang tersayang, dsb. Dimasa sulit inilah kita belajar bangkit, banyak bersalawat kepada Nabi muhammad Saw. agar beban hidup terasa ringan. Semakin banyak kita beristigfar,  bersalawat kita akan diberikan ketenangan serta jalan keluar. Bagi pemeluk agama lain, bisa berdoa khusus menghadapi kesulitan.

Jangan lupa sobat, hari ini tidak akan menjadi hari esok, maka kita manfaatkan hari demi hari dengan keikhlasan menerima segala pemberian , segala takdir baik dan buruk. Tetap optimis dan berfikir selalu positif, agar energi yang terpancar dari diri kita hanya energi yang positif.